Pages - Menu

Senin, 19 Agustus 2013

Watu Pecak.. ~pasir dengan kandungan besi tinggi Lumajang~

Hai-hai semua... selamat masuk sekolah buat yang udah masuk hari ini...
nah admin mau share tempat asik lagi di Lumajang
Namanya Pantai watu pecak

Pantai ini terletak di selatan kab Lumajang, tepatnya di desa Selok Awar-Awar kecamatan Pasirian. 18 kilometer dari kota Lumajang dan cuma 35 menit dari Pasirian (Alun2).


Kalo kesini memang lebih asik menggunakan kendaraan pribadi. Karena memang angkutan umum hanya melewati jalan masuk desa selok awar-awar.. sedangkan pantai watu pecak masih
beberapa kilometer lagi.



Pantai ini berjarak sekitar 23 km dari Alun-Alun Kota Lumajang



memasuki akses masuk pantai memang tidak sesuai ekspektasi admin. Pantai watu pecak memang lebih terdengar daripada pantai bambang, namun ternyata akses jalan kesini cukup tidak layak. Hampir sama dengan JLS yang belum diaspal.
Jalan masuk

Tapi, semua itu bakal sirna ketika readers memasuki wilayah pantai. kalau musim lebaran ada biaya parkir sebesar Rp 2000. kalau hari biasa sih mungkin bisa gratis.

Mungkin saat readers kesini, kelihatan banner seperti ini

yap pada lebaran 2013, ada banyak ubur-ubur di sekitaran pantai selatan. namun tanggal 12 ubur-ubur itu mulai bergerak ke timur dan udah nggak ada lagi di pantai selatan Lumajang.

Lanjut....

memasuki area pantai admin langsung disambut eskavator besar untuk menambang pasir. Ya memang daerah di pantai ini punya pasir dengan kualitas dan nilai jual yang fantastis. Namun penambangannya berpotensi merusak alam (mendingan nggak usah dikasih ijin tambang aja sih menurut admin ^_^).

Dan ada peringatan juga solusi saat ketikan dan atau ada Tsunami

Panel Surya jugaa :D

pantai ini tidak seramai pantai bambang yang sampai nggak ada tempat buat main air saat lebaran. namun cukup ramai di pantai ini. ada cerita unik di pantai ini ketika tak sengaja saya menjatuhkan ponsel ke pasir dan ketika ponsel saya ambil, pasir-pasir menempel di bagian tertentu ponsel. terutama di speaker. Seperti yang admin katakan tadi, di pantai watu pecak ini kandungan besinya tinggi. jadi kalau readers coba lepas pantai saat terik hmmmm... rasakan sendiri sensasi panas di telapak kaki ^_^






Pantai ini terbentang luas dan ombaknya tidak seganas di pantai bambang, jadi anda akan mudah menemukan kapal nelayan disini....

Nah kalo readers datang disaat ada upacara melasti, maka akan ada buanyak orang yang datang ke pantai ini. Upacara melasti sendiri adalah upacara yang dilaksanakan oleh umat Hindu.
Nih ada beberapa gambar yang admin bisa potret. Silahkan di simpan & Share jangan lupa cantumkan pisangagung.blogspot.com yaa 











BONUSSSSSS
Admin yang Narsis ^_^
Makasih buat semua pembaca.. dan masih banyak  lagi tempat dan keunikan Lumajang yang akan admin share di pisangagung.blogspot.com

Yuk jaga Bumi dan Alam kita
Satukan Hati, Hijaukan Bumi
Green My Earth, Peace My Heart
Wassalam



4 komentar:

  1. Sy mhsswi geografi UM, br kmrn hbs KKL me watu pecak.

    Saya setuju dg admin, penambangan berlebihan bkin kerusakan lingkungan. Aplagi yg nambang ni perusahaan asing(katanya sih dr Korea). Dan sm skli tdk mmberi keuntungn buat masy di skitar situ. Pdhl Pasir besinya kualitas A, harganya mahal. Kalo ditambang sndri ya pasti untung besar, Dr pd diolah asing, daerah cm dikasih 700juta (kata dosenku).

    BalasHapus
  2. Yuhuu... wah salam kenal mbak Shofi...

    sebenenya kegiatan penambangan yaa boleh2 saja.. toh juga nambah kas daerah dari pajak minerba dan Yup bener banget... nggak boleh berlebihan ^_^

    dari info yang admin himpun ada 800jt (th 2010) yang masuk ke kas daerah dari 8 milyar keuntungan bersih yang didapat dari penambangan

    nggak setimpal yaa :D

    salam,... ^_^

    BalasHapus
  3. Wah ternyata sudah lama ya prnambangan ini terjadi, bahkan tahun 2015 ini baru ketahuan kalau ini adalah bisnis kepala desa sampe tega bunuh saudaranya sendiri........

    BalasHapus
  4. Wah ternyata sudah lama ya prnambangan ini terjadi, bahkan tahun 2015 ini baru ketahuan kalau ini adalah bisnis kepala desa sampe tega bunuh saudaranya sendiri........

    BalasHapus

Terima Kasih atas umpan balik anda
Saran membangun sangat dibutuhkan untuk kelangsungan blog ini
"Lumajang Atib Berseri"