Pages - Menu

Kamis, 06 Oktober 2011

Pemandian Selokambang

Hahhh.... udah lama nggak posting akhirnya bisa posting juga biasa lah maba... Ok kali ini kita akan bahas salah satu tempat pariwisata lagi. pastinya di Lumajang tercinta Cekidot..!! Pemandian Selokambang adalah suatu kolam pemandian yang bersal dari mata Air.. jadi airnya tuh bukan dari PDAM. biasanya, tempat ini dijadikan tempat untuk olahraga renang dari beberapa sekolah. saya pun baru tahu tempat ini setelah ada kegiatan pelajaran Olahraga yang prakteknya di pemandian ini. pemandian ini terletak di Desa Purwosono Kecamatan Sumbersoko, jarak tempuh dari kota Lumajang 7 Km kearah Barat 15 menit perjalanan dapat ditempuh segala macam kendaraan. Nah.. katanya nih, air di pemandian selokambang ini dipercaya masyarakat dapat ,menyembuhkan penyakit rheumatik

Nah... Alhamdulillah kami dapat artikel yang bagus tentang legenda dari tempat pariwisata yang satu ini.. from (JA NOERTJAHYO, KOMPAS/KCM 17 November 2006)

Menurut legenda yang dipercaya masyarakat Lumajang, pada zaman dahulu daerah ini diperintah oleh Adipati Arya Wiraraja sebagai hadiah dari Kerajaan Majapahit karena jasa-jasanya. Sang Adipati mempunyai putra sebagai ahli warisnya yang dikenal dengan sebutan Empu Nambi. Dalam kekacauan yang terjadi kemudian, Empu Nambi dan keluarganya tewas. Salah seorang bawahannya, Demang Ploso, berhasil melarikan diri dengan meninggalkan begitu saja harta kekayaannya.

Seorang abdi kinasih (pembantu yang disayangi) Demang Ploso menyelamatkan sebagian harta yang ditingggalkan tersebut, yaitu berupa aneka ragam perhiasan berharga. Ia membawanya sambil mencari tempat Ki Demang sembunyi. Karena begitu banyak dan beratnya harta yang dibawa, si abdi itu ingin menyembunyikannya di suatu tempat agar perjalanannya mencari Ki Demang menjadi lebih mudah dan lincah. Ia kemudian menemukan satu batu sebesar kerbau di tepi danau dan ingin menyembunyikan harta tersebut di tempat itu. Namun, ternyata tidak mudah melakukannya karena batu tersebut sangat berat.

Lokasi batu itu dekat padepokan Empu Teposono yang dikenal sakti. Selanjutnya, atas permintaan abdi tersebut, Sang Empu kemudian membantu menyingkirkan batu. Setelah bersemedi sejenak, Empu Teposono dengan menyandang keris "aji pameleng" dan tongkat "gemiling" secara mudah menggeser batu tersebut masuk ke danau. Yang menarik, batu itu tidak tenggelam melainkan terapung di sana. Danau tersebut oleh masyarakat lalu diberi nama Selokambang (batu terapung), yang kemudian semakin membesar dan batunya hancur dimakan waktu. Selokambang tetap lestari menjadi nama danau itu sampai saat ini.

Biasanya suhu air di pemandian ini cukup dingin, mungkin karena air yang memang berasal dari sumber. jadi ada baiknya kalo kita puter-puter pemandian dulu sebelum "nyemplung", supaya kita tidak mengalami kram

Other Picture:


Oh ia ada yang unik di pemandian selokambang ini. yaitu bangkai pesawat yang saya identifikasi mungkin bangkai pesawat dari tipe Mig 15. entah mengapa pesawat ini diletakkan di sini. mungkin waktu itu orangnya binggung mau taruh dimana, so karena ada tempat disini. yaa diletakkanlah tuh pesawat
Pic
yaa mungkin itulah yang bisa kami berikan kepada para pembaca semua (ceilah)...
haha. udah dibilangkan Lumajang tuh nggak cuma ada Gunung Semeru.. banyak wisata-wisata keeerreen lainnya di kota ini
So... ga ada alasan untuk cuma numpang lewat di Lumajang

VISIT LUMAJANG...!!!!!
Wassalam...
^_^


2 komentar:

  1. saya tertarik dg photo monumen mig nya, jawa timur memang gudang monumen mig....smoga tetep awet mignya sampe sy bisa kesini..boleh dong share photo mignya lagi...seperti di kediri, lanud abd saleh, lanud juanda, lanud iswahyudi

    BalasHapus
  2. Salam kenal kang ekowinarno

    untuk di lumajang emang hanya itu yang saya temukan..
    di Puspenerbal Surabaya lebih banyak lagi tipe pesawat fighter AURI & bomber punya'nya ALRI ^_^
    saya domisili Lumajang, tapi masih kuliah di Surabaya kang @ekowinarno

    thanks for your comment ^_^
    Salam

    BalasHapus

Terima Kasih atas umpan balik anda
Saran membangun sangat dibutuhkan untuk kelangsungan blog ini
"Lumajang Atib Berseri"